Sep 28

Meningkatkan Mutu Belajar Siswa

 


Siswa dan siswi SD Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng mengikuti kegiatan pendalaman materi pelajaran. Selain untuk meningkatkan mutu belajar siswa, pendalaman materi juga sebagai sarana bimbingan belajar bagi siswa yang tidak mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah.

Siswa dan siswi SD Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng mengikuti kegiatan pendalaman materi pelajaran. Selain untuk meningkatkan mutu belajar siswa, pendalaman materi juga sebagai sarana bimbingan belajar bagi siswa yang tidak mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah. Siswa dan siswi SD Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng mengikuti kegiatan pendalaman materi pelajaran. Selain untuk meningkatkan mutu belajar siswa, pendalaman materi juga sebagai sarana bimbingan belajar bagi siswa yang tidak mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah.

Kelas pendalaman materi di luar jam kegiatan belajar-mengajar menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan mutu dan daya serap siswa dalam menerima pelajaran. Hal tersebut dilakukan oleh SD Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng sebagai salah satu program yang diterapkan mulai dari kelas kecil hingga kelas besar tiap Sabtu, di bulan September hingga Desember 2016.

Kelas pendalaman materi yang diadakan oleh SD Cinta Kasih Tzu Chi, Cengkareng ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan prestasi belajar bagi siswa dan bentuk perhatian guru kepada siswa. “Meningkatkan prestasi belajar siswa SD Cinta Kasih Tzu Chi, di sisi lain pendalaman materi juga membantu siswa dari rusun mendapatkan tambahan pelajaran,” ungkap Freddy S. Kom, MM, Kepala Sekolah SD dan Direktur Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi, Cengkareng.


Meningkatkan Mutu Belajar Siswa

Dilla Maekani, salah satu guru pendalaman materi di kelas 4 SD sedang mengkoreksi jawaban dari soal-soal yang diberikan dalam kelas pendalaman materi.

 

Pendalaman materi pelajaran yang dilakukan SD Sekolah Cinta kasih (SCK) Tzu Chi dikhususkan bagi siswa yang tinggal di Rusun Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng.  Untuk SD kelas 1-2, pendalaman materi berupa belajar membaca dan berhitung, kelas 3-5, belajar IPA dan Matematika, sedangkan untuk kelas 6, seluruh siswa diwajibkan untuk mengikuti kelas pendalaman materi tersebut dan disesuaikan dengan mata pelajaran untuk ujian kelulusan.

Selain untuk mendongkrak prestasi belajar siswa, pendalaman materi belajar juga sebagai sarana bagi siswa dan siswi SD Sekolah Cinta Kasih yang tidak mengikuti bimbingan belajar di luar sekolah.   Sistematika yang digunakan dalam kelas pendalaman materi juga bermacam-macam, salah satunya dengan cara membentuk kelompok kecil yang mengajarkan kerja sama siswa dalam menyelesaikan soal-soal. Dengan adanya kelompok-kelompok kecil di dalam kelas yang terdiri dari 3-4 orang siswa tersebut, mereka saling membantu jika ada siswa yang tidak tahu cara menyelesaikan soal dengan dibantu oleh teman satu kelompoknya ataupun mengerjakannya bersama-sama.

Meningkatkan Mutu Belajar Siswa

Siswi SD kelas 4 Sekolah Cinta Kasih (SCK) Tzu Chi yang terbagi dalam kelompok kecil dalam kelas pendalaman materi mengerjakan soal Matematika bersama-sama.

 

Dilla Maekani, salah satu guru dalam kelas pendalaman materi pelajaran matematika untuk kelas 4 SD mengungkapkan mereka bisa membagi tugas dalam kelompoknya, misalnya 1 soal 2 orang atau mereka mengerjakan semua bersama-sama. “Penyelesaian soal-soal pendalaman materi tergantung dari strategi masing-masing kelompok, disisi lain mereka juga belajar bertanggung jawab kepada kelompoknya,” ungkap guru Matematika SD Cinta Kasih Tzu Chi tersebut.

Metode yang digunakan dalam memberikan materi pendalaman materi bukan hanya dengan membentuk kelompok saja, ada yang menggunakan games, sharing, serta cara-cara yang menarik lainnya untuk menyampaikan materi. Guru-guru yang mengajar juga diberi kebebasan dalam cara menyampaikan materi sesuai dengan pelajaran, hal ini bertujuan supaya siswa tidak bosan dan lebih terbuka dalam menerima pelajaran.

Persiapan Menjelang Ujian

Bagi siswa SD kelas 6 Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi, pendalaman materi pelajaran merupakan hal yang wajib sebagai persiapan menjelang ujian kelulusan. Dalam kurun waktu September hingga Desember 2016, seluruh siswa SD kelas 6 mengikuti kelas pendalaman materi.

Meningkatkan Mutu Belajar Siswa

Michel, siswi SD kelas 6-D, Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi yang didampingi oleh Wawan Prasetyo, guru pendalaman materi Matematika, maju ke depan kelas untuk mengerjakan soal tentang FPB (faktor persekutuan terbesar) dan KPK (kelipatan persekutuan kecil) dalam kelas pendalaman materi pelajaran.

 

Pelatihan yang dipelajari dalam kelas pendalaman materi untuk kelas 6 SD yaitu semua mata pelajaran. Para siswa diajak untuk berperan aktif dalam menyelesaikan soal-soal yang bervariasi tingkat kesulitannya. Adapun materi yang diperuntukan bagi siswa kelas 6 SD adalah mata pelajaran Matematika, IPA dan Bahasa Indonesia.

Kepala sekolah SD Cinta Kasih Tzu Chi, Cengkareng, Freddy juga mengungkapkan bahwa pendalaman materi untuk siswa kelas 6 SD ini sebagai persiapan dalam menghadapi ujian kelulusan, para siswa diharapkan memiliki nilai di atas rata-rata. “Dengan adanya pendampingan dalam kelas pendalaman materi ini, kami berharap para siswa bisa lulus dengan nilai yang memuaskan,” tutupnya.

Sumber : http://www.tzuchi.or.id/read-berita/meningkatkan-mutu-belajar-siswa/6207

Sep 08

Bervegetaris untuk Menyelamatkan Bumi

Then Song Sie memberikan pemahaman tentang mengapa harus vegetaris sesuai dengan misi pelestarian lingkungan yang diterapkan di sekolah pada sosialisasi vegetarian.

Then Song Sie memberikan pemahaman tentang mengapa harus vegetaris sesuai dengan misi pelestarian lingkungan yang diterapkan di sekolah pada sosialisasi vegetarian.

 

Ratusan anak memenuhi bangku yang disediakan di ruang auditorium lantai 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng pagi itu (1/9/16). Pasalnya mereka akan mengikuti sosialisasi Vegetarian Club yang diprogramkan dari sekolah. Vegetarian Club menjadi salah satu program sekolah karena dirasa memiliki peranan cukup penting dalam menyelamatkan bumi. Kepala SMP Cinta Kasih Tzu Chi, Asep Yaya Suhaya, SE., MM menuturkan bahwa kondisi yang terjadi saat ini pada bumi adalah pemanasan global, dan bervegetaris menjadi salah satu cara untuk menyelamatkan bumi dari ketidakselarasan empat unsur alam. “Apabila setiap orang bervegetaris minimal mengurangi (konsumsi) daging bisa mengurangi global warming,” ujar Asep.

Asep yang merupakan penggagas ide program ini mengaku akan mendesain program vegetarian club untuk dijadikan sebagai kegiatan ekstra kurikuler ke depannya. Setelah terbentuk anggota pada vegetarian club ini sekolah pun akan memfasilitasi berbagai macam kegiatan. “Nanti kami akan berikanworkshop, cooking skill, dan lain-lain,” ujarnya. “Dengan begitu mereka akan tahu bahwa vegetaris menyehatkan, bukan untuk diri sendiri saja tetapi juga lingkungan,” tambahnya. Selain anak-anak, orang tua pun nantinya juga akan diberikan pemahaman yang sama, sehingga selain di lingkungan sekolah mereka juga mendapat dukungan dari lingkungan keluarga. Baca kelanjutan entri ini »

Jul 14

Karir

  1. Guru Sosiologi SMA

     Persyaratan :

        – Diutamakan perempuan.
        – S1 Pendidikan sesuai dengan bidang, IPK min 3.00.
        – Berkepribadian aktif, sabar, dan kemampuan berkomunikasi dengan siswa.
        – Pengalaman mengajar min 2 tahun.
         – Usia mak 35 tahun.

Informasi : http://sekolahtzuchi.com/scktc/?page_id=42

Mei 18

Budi Pekerti Dalam Kasih Ibu

Para siswi SMK Cinta Kasih sedang melakukan penghormatan kepada orang tua dalam acara peringatan Hari Ibu Internasional.

Seperti yang diungkapkan Master Cheng Yen dalam salah satu kata perenungannya “Ada dua hal yang tidak bisa ditunda di dunia ini, berbakti kepada orang tua dan berbuat kebajikan”. Mengacu kepada kata perenungan tersebut, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Cinta Kasih mengadakan peringatan Hari Ibu Internasional pada tanggal 14 Mei 2016 di aula TK Cinta kasih, Cengkareng, Jakarta barat.

Kegiatan yang diikuti oleh 95 siswa kelas 10 ini merupakan program SMK Cinta Kasih yang diadakan 3 tahun sekali. Peringatan Hari Ibu Internasional SMK Cinta Kasih memberikan ruang kepada siswa dan orang tua, khususnya ibu untuk saling mendekatkan diri selama 2 jam. Seperti yang diungkapkan Betty Theresia S, Kepala Sekolah SMK Cinta Kasih bahwa kegiatan ini  bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada anak tentang perjuangan seorang ibu dalam  membesarkan anaknya. “Jadi setelah mengingat perjuangan ibu, saya berharap para siswa semakin menghargai dan banyak perubahan yang baik,” ungkapnya.

Baca kelanjutan entri ini »

Apr 18

Karir

Karir

 

 1. Guru Bahasa Inggris.

     Persyaratan :

        – Diutamakan perempuan.
        – S1 Pendidikan sesuai dengan bidang, IPK min 3.00.
        – Berkepribadian aktif, sabar, dan kemampuan berkomunikasi dengan siswa.
        – Pengalaman mengajar min 2 tahun.
         – Usia mak 35 tahun.
        – Khusus untuk Guru Bahasa Inggris, score TOEFL 500 / TOEIC 725.

  2. Staff Tata Usaha

      Persyaratan :
      – Diutamakan perempuan.
        – D3 / S1 Jurusan Administrasi dengan IPK min 3.00.
        – Berkepribadian aktif dan cekatan.
        – Pengalaman sebagai staff TU di sekolah menengah  min 2 tahun.

Informasi : http://sekolahtzuchi.com/scktc/?page_id=42

Feb 24

Menjadi Guru yang Humanis

 

Bedah buku yang diadakan rutin sebulan sekali pada minggu ketiga diawali dengan mendengarkan ceramah Master Cheng Yen.

Kegiatan bedah buku, merupakan salah satu kegiatan rutin yang diadakan setiap minggu ketiga tiap bulannya di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat. Pada 18 Februari 2016 lalu, bedah buku yang diadakan usai kegiatan belajar mengajar ini membahas tentang, “Pedoman Guru Humanis” dan dibawakan oleh salah satu relawan Tzu Chi, Lim Ji Shou. Dengan diikuti oleh 130 guru dan staf sekolah, kegiatan tersebut nampak disambut antusias dengan berbagai sharing di dalamnya.

Direktur Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi sekaligus koordinator kegiatan bedah buku, Dra. Diah Widawati Ruyoto, MM., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wadah bagi para guru dan staf dalam mendalami budaya humanis Tzu Chi. “Kami sharing bersama tentang bagaimana menjadi guru bagi anak-anak supaya mereka bisa menerima dengan senang hati,” ucap Diah, sapaan akrabnya. Sejak tahun 2014 lalu, bedah buku di sekolah selalu dilaksanakan untuk mengupas berbagai buku tentang pedoman untuk menjadi guru humanis. “Untuk mendukung kegiatan, kami pun mengundang pembicara yang cocok di bidang ini,” tambahnya. Baca kelanjutan entri ini »

Feb 12

Bersatu Tujuan Mencerdaskan Anak Bangsa


Rabu, 10 Februari 2016, 17 Guru dan Kepala Sekolah Al-Izhar Pondok Labu, Jakarta Selatan berkunjung ke Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat. Dalam kunjungan tersebut para rombongan diajak berkeliling ke area belajar mengajar siswa.

“Menjadi guru yang baik itu harus dari hati. Guru yang baik adalah guru yang tanpa pamrih, nggak itung-itungan. Jadi selalu mengupayakan dirinya menjadi manfaat, tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi kalau bisa untuk lingkungan sekitarnya,” tutur Adi D. Adinugroho, Direktur Sekolah Al-Izhar Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Penuturan Adi tersebut menjadi salah satu latar belakang kunjungan 17 guru dan Kepala Sekolah Al-Izhar ke Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat. Sejak bertemu di beberapa sesi diskusi panel mengenai manajemen pendidikan, Adi mengaku sudah tertarik dengan gaya Tzu Chi dalam memberikan pendidikan karakter bagi anak didiknya, sekaligus terkesan pada dedikasi para gurunya. “Sehingga dengan segala kerendahan hati kami ingin belajar dari sekolah ini,” tukasnya.

Dalam kunjungan yang berlangsung pada Rabu, 10 Februari 2016 tersebut, rombongan Sekolah Al-Izhar disuguhi dengan berbagai macam tayangan. Mulai dari sejarah pembangunan Sekolah Cinta Kasih, sekilas pembahasan mengenai metode penerapan budi pekerti, sharing guru dalam masa awal, dan juga sesi tanya jawab. Kunjungan juga dilengkapi dengan tur di area sekolah mulai dari gedung A, B, dan C untuk melihat lebih jelas bagaimana kegiatan belajar mengajar, juga ruang budaya humanis serta Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan.

Adi D. Adinugroho, Direktur Sekolah Al-Izhar Pondok Labu memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan. Sejak bertemu di beberapa sesi diskusi panel mengenai manajemen pendidikan, Adi mengaku sudah tertarik dengan gaya Tzu Chi dalam memberikan pendidikan karakter bagi anak didiknya sekaligus terkesan pada dedikasi para gurunya.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Sekolah Al-Izhar disuguhi dengan berbagai macam tayangan dan penampilan isyarat tangan lagu “Wajah Yang Bahagia” dari siswa kelas 4 dan 5 SD Cinta Kasih Tzu Chi.

“Terus terang saya kagum dengan bagaimana penanaman berbuat baik dalam keseharian, saya juga kagum dengan program kerelawanan yang ada di sini yang semoga kami bisa coba terapkan di sekolah kami,” ucap Adi usai berkeliling area sekolah.

Melihat sendiri bagaimana pendidikan budi pekerti diterapkan sejak dini di Sekolah Cinta Kasih, ia tidak menutup mata bahwa peran yang luar biasa harus dijalankan oleh para guru apabila ingin mewujudkan hal yang sama di sekolahnya. “Guru yang memiliki hati dan mendidik dengan tulus harus lebih banyak dikembangkan sehingga impian mencetak generasi unggulan itu bisa benar-benar tercapai,” katanya.

Kunjungan yang dilakukan sejak pukul 9 pagi hingga 1 siang tersebut memberikan banyak hal baru dan kesan positif bagi para kepala sekolah karena nilai-nilai budi pekerti yang diterapkan.

Selain di area sekolah, rombongan juga diajak melihat bagaimana relawan Tzu Chi berkontribusi langsung di dapur sekolah dan ada pula yang mendampingi guru kelas sebagai Da Ai Mama.

Kunjungan yang dilakukan sejak pukul 9 pagi hingga 1 siang tersebut memberikan banyak hal baru bagi para kepala sekolah. Salah satunya Dian Arahmi, Kepala TK Al-Izhar yang begitu tertarik dengan berbagai poster indah bertuliskan Kata Perenungan Master Cheng Yen yang ditempelkan di kelas-kelas.

“Saya terkesan dengan banyak hal, seperti nuansa kelas yang positif dan tercermin dalam kata perenungan yang sederhana seperti: Jujur, Syukur, dan banyak lainnya,” ucap Dian. “Itu berarti bahwa penanaman karakter dan nilai-nilai positif mulai ditanamkan sedini mungkin karena usia dini merupakan waktu yang tepat untuk menanamkan pondasi yang kuat sehingga di tingkat selanjutnya mereka dengan mudah menerapkan karakter-karakter baik itu dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Dyah Widayati Ruyoto merasa senang dengan antusias yang ditunjukkan oleh rombongan Kepala Sekolah Al-Izhar terhadap pendidikan budi pekerti dan pendidikan karakter di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi ini. Ia berharap dengan semakin banyaknya yayasan yang tergerak dalam penanaman budi pekerti pada siswa maka nantinya generasi yang akan datang dapat merasakan manfaat pendidikan yang lebih baik. “Semoga kita bisa saling mengisi dan semoga saja apa yang ada di sini bisa berguna dan diterapkan di sana untuk kemajuan pendidikan siswa,” tutup Dyah.

Jurnalis : Metta Wulandari
Fotografer : Metta Wulandari

Sumber : http://www.tzuchi.or.id/read-berita/bersatu-tujuan-mencerdaskan-anak-bangsa/5699

 

Feb 01

 LOWONGAN GURU

 1.  Guru Sejarah (Jenjang SMA) Urgently Required.

 2. Guru Tikom (Jenjang SMA)

 

Requirements :

  •     Pria / Wanita, sehat jasmani & rohani

  •     Pendidikan Minimal S1- sesuai dengan bidang studi yang akan diajar

  •     Pengalaman mengajar selama 2 tahun atau lebih

  •     Tekun & Bertanggung Jawab

  •     Percaya diri & mampu berkomunikasi dengan siswa secara baik tepat & terarah    

Note :

u/ Guru Sejarah, lamaran dapat di email ke “sekretariat.cktc@gmail.com” atau Walk in Interview (lamaran & interview langsung), pada hari kerja Senin – Jumat, pk. 08.00 – 11.00, dengan menyertakan :

* Surat lamaran kerja

* Riwayat Hidup

* Fotocopy ijasah, transkrip nilai.

* Surat keterangan bekerja dari lembaga pendidikan terakhir

* Pas foto 3 x 4 (2 lembar)

* Menyiapkan Micro teaching dalam bentuk format word (print komputer), materi bebas sesuai dengan jenjang yang akan di ajar. (dibawa langsung pada saat Walk In Interview).

Nov 11

 LOWONGAN GURU

 1. Guru Agama Katholik (untuk SD, SMA,SMK)

2. Guru Agama Islam (untuk SD)

3. Psikolog (untuk SD)

4. Guru Kimia (Untuk SMA)

 


 Dengan ketentuan :

– Diutamakan perempuan

– Sehat jasmani dan rohani

– Pengelaman minimal 2 tahun dibidang yang sama

– Pendidikan minimal S1 sesuai bidang

– Percaya diri dan mampu berkomunikasi dengan baik

– Tekun, bertanggungjawab, dan mau bekerja keras

 

Info : http://sekolahtzuchi.com/scktc/?page_id=42

Okt 02

Semangat untuk Menjadi Juara

Beberapa siswa/i Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat berhasil meraih beberapa penghargaan dalam kegiatan lomba SIPPA DHAMMA SAMAJJA ke-6 yang diselenggarakan di hotel Best Western Hariston, Bandengan, Jakarta Utara.

Kementerian agama RI mengadakan kegiatan lomba SIPPA DHAMMA SAMAJJA ke-6 yang diselenggarakan di hotel Best Western Hariston, Bandengan, Jakarta Utara pada 17 September 2015 sampai dengan 19 September 2015. SIPPA DHAMMA SAMAJJA adalah suatu kegiatan berkumpul  untuk unjuk keterampilan tentang ajaran Buddha. Adapun keterampilan yang diujikan ialah menyanyi solo lagu rohani agama Buddha, cerdas cermat, membuat cerita bergambar berdasarkan isi kitab suci tripitaka, dan melafalkan kitab suci Dhammapada.

Tujuan diadakan kegiatan tersebut ialah untuk  meningkatkan keyakinan melalui pemahaman, penghayatan, dan pengamalan Buddha Dhamma, meningkatkan kualitas mental dan spiritual peserta didik, menumbuh kembangkan bakat, minat, kreativitas, dan ketrampilan, serta meningkatkan solidaritas dan kepedulian sosial dari peserta didik. Kegiatan ini diikuti oleh siswa/i tingkat SMP-SMA Se DKI JAKARTA. Dalam lomba tersebut, beberapa siswa/i Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat berhasil menggondol beberapa penghargaan. Itu semua dikarenakan para siswa Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi selalu belajar dan berdiskusi dengan guru sebelum mengikuti lomba kegiatan.

Menurut Vicky Lorentsia Jonathan,’’ Saya senang bisa dapat juara 1 karena dapat memberikan kebanggaan buat sekolah. Saya juga ingin menjadi juara 1 tingkat nasional,’’ begitu katanya sambil terseyum. Bapak Supangat biasa di panggail Bpk Pangat selaku coordinator juga merasa bangga terhadap anak didiknya yang berhasil memenangkan beberapa penghargaan.‘’Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada siswa sehingga dapat memberikan rasa percaya diri,’’sementara menurut Juvanni siswa SMA sekolah cinta kasih Tzu Chi mengikuti kegitan lomba sekolah merasa tidak percaya diri namun karena bimbingan dan arahan dari Bapak pangat menjadi semangat lagi,’’ begitu ujarnya sambil terseyum.

 

No Nama Kelas Juara Keterangan
1 Vicky Lorentsia Jonathan SMP I Lomba Cerita Bergambar Tentang Buddha
2 Weinata vela chandra SMP III Lomba Menyanyi Lagu Buddhis
3 Gabriella Lioera SMK I Melafalkan Ayat Suci Dhammapada
4 Juvanni Liusadi SMK III Melafalkan Ayat Suci Dhammapada

 


Halaman 1 dari 1812345...10...Akhir »